Sy Mortigor Afrizal Purba Masuk Nominasi Sayembara Logo Tema GKPS 2026–2030

Sy Martigor Afrzal Purba SE AK MAk CA ASEAN CPA.

Pematangsiantar – GKPS Online. Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) tengah menyongsong masa pelayanan baru periode 2026–2030 dengan semangat dan Tema Besar: “Gereja Na Sari, Martangkupas, Janah Siboan Pasu-Pasu” (Gereja yang Peduli, Produktif-Mandiri, dan Membawa Berkat).

Dalam rangka menyambut tema pelayanan tersebut, Pimpinan Sinode GKPS menggelar Sayembara Logo Tema GKPS 2026–2030 yang berlangsung pada 4–20 September 2025. Kegiatan ini terbuka bagi seluruh warga GKPS, sebagai wujud partisipasi umat dalam menghayati visi dan misi gereja serta mengembangkan kreativitas di tengah pelayanan.

Salah satu peserta yang masuk dalam nominasi pemenang adalah Sy Mortigor Afrizal Purba, yang menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada panitia penyelenggara.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia Sayembara Logo Tema GKPS 2026–2030. Sertifikatnya telah saya terima dengan penuh sukacita. Kiranya kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi teladan bagi anak-anak kita tentang arti inisiatif, semangat, serta rasa cinta yang tulus kepada gereja dan kepada Simalungun, tanah dan budaya yang kita kasihi,” ujar Mortigor dengan penuh sukacita.

Ia juga menambahkan pesan rohani yang menyentuh, “Tuhan memberkati setiap karya, niat, dan langkah pelayanan kita bersama. Boras ni par Dolog Huluan, iboan hu Pongkalan Tongah, na madearma boan hita hu luluan, ase jenges dingaton madokah. Horas!”

Selama lima tahun terakhir, GKPS telah menghidupi tema “Persekutuan dan Pelayanan yang Berdampak.” Kini, dengan tema baru yang menekankan kepedulian, kemandirian, dan produktivitas, GKPS diharapkan semakin menjadi gereja yang menghadirkan berkat bagi jemaat, masyarakat, dan bangsa.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan hadiah sebesar Rp1,5 juta beserta sertifikat penghargaan bagi pemenang. Melalui kegiatan kreatif seperti ini, GKPS terus menegaskan dirinya sebagai gereja yang membuka ruang bagi warga untuk berkarya, berinovasi, dan memuliakan nama Tuhan.

“Diateitupa hubani panitia na manjalo karya on. Anggo songon on hita mambahen, janah pasupasu ni Tuhan do hita marhiteisi, asa gabe gereja na siboan pasu-pasu hubani haganup kuria," ujarni.

“Boras ni par Dolog Huluan, iboan hu Pongkalan Tongah, na madearma boan hita hu luluan, ase jenges dingaton madokah. Horas GKPS, Horas Simalungun!”. (AsenkLeeSaragih) 

BERITA LAINNYA

Posting Komentar

0 Komentar