IBADAH PESPARAWI SEKOLAH MINGGU GKPS TINGKAT SINODE 2026 BERLANGSUNG KHIDMAT, EPHORUS AJAK ANAK-ANAK MENELADANI YESUS KRISTUS


Pematangsiantar - Ibadah Pesparawi Sekolah Minggu GKPS Sinode di Balai Bolon GKPS Pamatangsiantar, Minggu (5/7/2026) Pagi. Dihadiri Pimpinan Sinode GKPS dan Walikota Pamatangsiantar dan Istri Serta Pencipta Lagu Koor Sayembara Pesparawi Pdt Hengki Simarmata.

Kotbah disampaikan Ephorus GKPS Pdt dr Jhon Cristian Saragih. Ephorus mengajak anak sekolah Minggu GKPS mengidolakan karakter Yesus Kristus. 

Pesparawi Sekolah Minggu GKPS 2026 ini  diikuti 36 Kontingen dari 12 Distrik GKPS se Indonesia. Lagu Paduan Suara (Koor) "Marbanggal Ibagas Tuhan" Ciptaan Pdt. Henki Arapan Simarmata dan lagu Vokal Group "SAI HOBAS" Ciptaan Pdt Ito Belihar Purba. Dan lomba "Marturiturian Bibel " (Bercerita Alkitab).

Pematangsiantar – Suasana penuh sukacita dan kekhidmatan mewarnai Ibadah Pesparawi Sekolah Minggu Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Tingkat Sinode Tahun 2026 yang digelar di Balai Bolon GKPS Pamatangsiantar, Minggu (5/7/2026) pagi. Meski cuaca gerimis, tak menyurutkan ratusan peserta, pendamping, pelayan gereja, serta tamu undangan memadati lokasi kegiatan yang menjadi puncak perhelatan pesta paduan suara gerejawi anak-anak Sekolah Minggu GKPS dari berbagai daerah di Indonesia.

Ibadah tersebut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Sinode GKPS, Wali Kota Pematangsiantar Wesley Silalahi beserta istri, para pendeta, pengurus gereja, serta pencipta lagu koor sayembara Pesparawi, Pdt. Henki Arapan Simarmata. Kehadiran para tokoh gereja dan pemerintah menunjukkan dukungan terhadap pembinaan iman generasi muda melalui kegiatan seni dan pelayanan gerejawi.

Khotbah disampaikan oleh Ephorus GKPS, Pdt. dr. Jhon Cristian Saragih. Dalam pesannya, Ephorus mengajak seluruh anak Sekolah Minggu GKPS untuk menjadikan Yesus Kristus sebagai teladan utama dalam kehidupan sehari-hari.

"Di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, anak-anak Tuhan harus memiliki figur yang benar untuk diteladani. Jadikanlah Yesus Kristus sebagai idola dan panutan dalam berpikir, berkata, dan bertindak," pesan Ephorus di hadapan peserta ibadah.

Menurutnya, keteladanan Yesus mengajarkan kasih, kerendahan hati, ketaatan, kejujuran, serta kepedulian kepada sesama. Nilai-nilai tersebut perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak GKPS mampu menjadi generasi yang beriman, berkarakter, dan siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Pesparawi Sekolah Minggu GKPS Tingkat Sinode Tahun 2026 diikuti oleh 36 kontingen yang berasal dari 12 Distrik GKPS di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi wadah persekutuan, pembinaan iman, sekaligus pengembangan bakat seni gerejawi bagi anak-anak Sekolah Minggu.

Berbagai perlombaan yang digelar dalam Pesparawi tahun ini meliputi Sayembara Paduan Suara (Koor), Sayembara Vokal Group, serta lomba Marturiturian Bibel atau bercerita Alkitab dalam bahasa Simalungun. Melalui perlombaan tersebut, peserta tidak hanya diasah kemampuan seni dan tampil di depan umum, tetapi juga didorong untuk semakin memahami firman Tuhan serta mencintai budaya dan bahasa daerah.

Pada kategori paduan suara, seluruh peserta membawakan lagu wajib "Marbanggal Ibagas Tuhan" ciptaan Pdt. Henki Arapan Simarmata. Lagu tersebut mengandung pesan tentang pentingnya hidup dalam persatuan, kebersamaan, dan pelayanan di dalam Tuhan.

Sementara itu, pada kategori Vokal Group, peserta membawakan lagu wajib "Sai Hobas" ciptaan Pdt. Ito Belihar Purba, Sabtu (4/7/2026). Lagu pujian berbahasa Simalungun tersebut mengajak umat untuk senantiasa setia melayani Tuhan dengan hati yang tulus dan penuh pengabdian.

Pesparawi Sekolah Minggu GKPS bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga sarana mempererat persaudaraan antar-anak Sekolah Minggu dari berbagai distrik. Melalui perjumpaan ini, para peserta dapat saling mengenal, berbagi pengalaman pelayanan, dan memperkuat identitas mereka sebagai generasi penerus gereja.

Pelaksanaan Pesparawi 2026 di Pematangsiantar diharapkan menjadi momentum penting bagi GKPS dalam membina anak-anak dan remaja gereja agar bertumbuh dalam iman, karakter, serta kecintaan terhadap pelayanan. Semangat pujian, persekutuan, dan pembelajaran yang terbangun selama kegiatan diharapkan terus berlanjut di masing-masing resort dan jemaat setelah para peserta kembali ke daerah asalnya.

Dengan mengusung nilai-nilai iman, persaudaraan, dan pelestarian budaya Simalungun, Pesparawi Sekolah Minggu GKPS Tingkat Sinode Tahun 2026 menjadi bukti nyata komitmen GKPS dalam mempersiapkan generasi muda gereja yang takut akan Tuhan, berkarakter Kristiani, dan siap menjadi berkat bagi gereja maupun masyarakat.(AsenkLeeSaragih)



















`


0 Komentar