![]() |
| BANGGA SUDAH TERBIT BUKU SEJARAH GKPS JAMBI. |
JAMBI-GKPS Jambi memasuki usia 43 Tahun, (1 April 1983- 1 April 2026-Susukara GKPS). Penyebaran Injil memiliki peranan besar bagi masyarakat Simalungun di Provinsi Jambi. Salah satunya, ternyata Pengantar Jemaat (Ketua Majelis Jemaat) pertama di GKPS Jambi adalah St Kapten Polisi Jan Biman Saragih Sumbayak (St JBS Sumbayak).
St JBS Sumbayak berpulang ke pangkuan Bapa di Sorga, Selasa, 1 Desember 2020 di usia 82 tahun. Jenazah Almarhum St JBS Sumbayak dikebumikan di Pemakaman Nasrani, Pondok Meja, Kabupaten Muarojambi, Kamis 3 Desemebr 2020.
Disadur dari Buku Sejarah GKPS Jambi "Mangerbang Marhitei Ahap" yang terbit Minggu 26 April 2026, namun tak diluncurkan ini, bertepatan dengan Perayaan HUT GKPS Jambi Ke-43, St JBS Sumbayak salah satu tokoh penting Perintis sekaligus Pengantar Jemaat Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Persiapan Jambi 1983 -1985.
St JBS Sumbayak yang lahir di Desa Bahapal, 10 Agustus 1938, termasuk seorang putra Simalungun di Jambi yang sangat gigih mengumpulkan orang-orang Simalungun di Kota Jambi ketika Dia mulai bertugas sebagai anggota Polri di Jambi tahun 1960.
Putra ketujuh dari pasangan Guru (Gr) Fedinan Sumbayak /Br M Br Purba Sigumonrong ini berupaya mencari orang-orang Simalungun di Kota Jambi ketika masih lajang (belum berumah tangga).
Kala itu beberapa warga Simalungun sudah ada di Kota Jambi, tetapi masih beribadah di gereja lain dan belum ada perkumpulan orang Simalungun di Kota Jambi. Upaya JBS Sumbayak mengumpulkan orang Simalungun di Kota Jambi tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah 14 tahun kemudian.
Ketika St JBS Sumbayak menjadi pelayan (Sintua) di Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Jambi, Perkumpulan (Partumpuan) Keluarga Simalungun (PKS) Jambi pun terbentuk tahun 1974.
Kegiatan ni PKS Jambi awalnya hanya arisan. Namun kemudian kegiatan PKS ditambah ke bidang kerohanian, yakni mengadakan ibadah doa keluarga (partonggoan dan kebaktian minggu). PKS Jambi mengadakan kebaktian minggu pertama kali memakai Agenda GKPS, Minggu, 19 Agustus 1978 .
Setelah JBS Sumbayak ditahbiskan menjadi Sintua di HKBP Jambi, Minggu 27 Desember 1981, beliau langsung ditunjuk menjadi Seksi Zending HKBP Jambi dengan tugas mendirikan GKPS Jambi 1983. Sesuai dengan penugasan itu, warga Simalungun yang tergabung dalam PKS Jambi yangdipimpin St JBS Sumbayak mengadakan kebaktian atas nama GKPS Persiapan Jambi, Minggu, 3 Juli 1983.
Masih dari Buku Sejarah GKPS Jambi "Mangerbang Marhitei Ahap", kebaktian perdana GKPS Persiapan Jambi tersebut dilaksanakan di Gareja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Palmerah, Kota Jambi. Kala itu Pimpinan Pusat GKPS menunjuk St JBS Sumbayak menjadi Sipambobai (Pengantar Jemaat) GKPS Persiapan Jambi.
Setelah GKPS Persiapan Jambi mengadakan periodesasi (pemilhan) Pimpinan Majelis Jemaat pertama, Mei 1985, terpilih St Karesman Saragih menggantikan St JBS Sumbayak. Setelah itu St JBS Sumbayak kembali melayani di HKBP Kotabaru Jambi.
St JBS Sumbayak berjuang mendirikan GKPS Jambi sebagai salah satu buah pengajaran mengenai Tri Tugas Panggilan Gereja (Bersekuru, Bersaksi dan Melayani) yang diajarkan orang tuanya, yaitu Guru Ferdinan Sumbayak, pencipta lagu Haleluya GKPS Nomor 300 dan Haleluya Nomor 301.
Manurut mantan Praeses HKBP Distrik XXV Provinsi Jambi, Pdt David Farel Sibuea, MTh, St JBS Sumbayak, seorang sintua (pelayan) yang baik dan rendah hati. Selama melayani di HKBP Jambi, St JBS Sumbayak seorang sintua yang tekun mangalo-alo (menyambut) warga jemaat di pintu gareja setiap ari Minggu.
Ahap (perasaan) Simalungun yang ditunjukkkan St JBS Sumbayak dalam pelayanan di HKBP Jambi menjadi satu teladan bani warga HKBP Jambi. Perasaan itu juga lah yang ditunjukkan St JBS Sumbayak selama berjuang mendirikan GKPS di Jambi. Kendati Dia seorang pelayan di HKBP Jambi selama ini, tetapi Dia selalu hadir pada berbagai kegiatan GKPS, khususnya Pesta Ulang Tahun GKPS Jambi.
St JBS Sumbayak yang menikah dengan Marsaulina Br Sinaga dari Desa Parik Sabungan 1961 meninggalkan tiga orang anak (seroang laki-laki dan dua perempuan) serta cucu 10 orang dan cicit tiga orang. Inmemorial St JBS Sumbayak, jasamu akan selalu dikenang dalam pelayanan umat Kristen di Jambi, baik GKPS maupun HKBP.
Editor sekaligus Penulis Buku Sejarah GKPS Jambi "Mangerbang Marhitei Ahap", St Radesman Saragih SSos menuliskan secara detail dan akurat perjalanan sejarah GKPS Jambi hingga berusia 43 tahun 1 April 2026.
Dalam buku ini juga ada kata-kata sambutan dari Pendeta GKPS Resort Jambi Pdt Rudyard N Saragih SSi Teol, Penasehat Tim Perumus /Penulisan Sejarah GKPS Jambi, St Drs Guntar Marolob Saragih MSi, Sambutan Pengantar Jemaat GKPS Jambi Periode 2020-2025 dan 2025-2030 St Awal Juni D Damanik SE MM.
Tak ketinggalan kata pengantar dan sambutan oleh Editor sekaligus penulis naskah, St Radesman Saragih S Sos. Editor buku ini juga merupakan Jurnalis senior media Nasional (Suarapembaruan) dan kini pemilik media online Medialintassumatera.net.
St Radesman Saragih juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Jemaat GKPS Jambi selama 10 tahun dan Pengantar Jemaat GKPS Jambi Periode 2015-2020. Juga kini menjabat sebagai Wakil Ketua GKPS Resort Jambi Periode 2020-2025 dan 2025-2030.
Dalam Buku Sejarah GKPS Jambi "Mangerbang Marhitei Ahap", St Radesman Saragih menulis secara detail perjalanan dan tokoh-tokoh penting Orang Simalungun sebagai perintis dan pendiri GKPS Jambi.
| Pemotongan Kue Ultah Ke 32 GKPS Jambi Minggu, 26 APRIL 2015. (Dok AsenkLee) |
Perjalanan Injil di Provinsi Jambi
Perjalanan 123 Tahun Injil di Simalungun, khususnya di Provinsi Jambi, telah menjangkau Kabupaten Bungo, Merangin, Tebo, Tanjung Jabung Barat, Kota Jambi dan Pos Pekabaran Injil GKPS Jambi Bayunglencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi, Sumatera Selatan.
Tugas panggilan Gereja-gereja perantauan (diaspora) di Tanah Air untuk mengabarkan Injil hingga kini masih tetap mengalami tantangan berat. Persoalan yang dihadapi gereja – gereja diaspora untuk melaksanakan tugas Pekabaran Injil (PI), yaitu sulitnya membangun rumah ibadah.
Tantangan tersebut juga dihadapi Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Jambi sejak berdiri 43 tahun silam. Sejak berdiri, 1 April 1983, jemaat GKPS Jambi tertatih-tatih mengemban misi PI akibat sulitnya membangun rumah ibadah dan ekonomi warga jemaat yang masih sulit.
Namun tantangan tersebut ternyata tidak mematahkan semangat Jemaat Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Jambi untuk tetap konsisten melaksanakan misi PI di Jambi.
Setelah melalui perjuangan berat selama tiga tahun, Jemaat GKPS Jambi pun akhirnya memiliki rumah ibadah (gedung gereja) dan Jemaat GKPS Jambi pun diresmikan dari gereja persiapan menjadi gereja yang mandiri.
Jemaat GKPS Jambi diresmikan oleh Pimpinan Pusat GKPS melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 602/3-1986 bertepatan dengan Minggu Kantate (Bernyanyi) tanggal 27 April 1986. Pada saat peresmian jemaat tersebut, diresmikan juga bangunan GKPS Jambi di Kotabaru, Kota Jambi.
GKPS Jambi mampu mengemban misi Pekabaran Injil (PI) sekian lama di tengah banyak pergumulan tentunya bukan karena kekuatan Majelis dan Jemaat. GKPS Jambi hingga kini mampu melaksanakan misi PI berkat dan kuasa Tuhan.
Tuhan memberikan berkat keteguhan iman, persaudaraan yang erat dan kebersamaan kepada majelis jemaat, warga jemaat, para pelayan fulltimer GKPS Jambi, saudara seiman, sehingga GKPS Jambi tetap mampu melaksanakan tugas panggilannya untuk bersekutu, bersaksi dan melayani.
Untuk itu kita patut mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, para orangtua kita, para fultimer, majelis jemaat, pimpinan majelis jemaat dan tokoh-tokoh Simalungun, saudara seiman dan simpatisan GKPS Jambi yang selama ini telah banyak berjuang dan berkorban untuk membangun GKPS Jambi.
Gereja yang Mekar
Awalnya GKPS Jambi merupakan salah satu jemaat yang menjadi juma tanganan (wilayah pelayanan) GKPS Resort Cikoko, Distrik III, Jakarta dan sekitarnya. Kemudian GKPS Jambi menjadi Gereja pamatang (induk) Gereja GKPS se-Resort Jambi yang menaungi GKPS wilayah Muarabungo, Merangin dan Palembang, Sumatera Selatan.
Awal tahun 2000-an, GKPS Resort Jambi telah dimekarkan dengan GKPS Resort Palembang. Kemudian GKPS Resort Jambi dimekarkan lagi dengan GKPS Resort Muarabungo.
Pemekaran GKPS Resort Muarabungo dari GKPS Resort Jambi dilakukan berdasarkan hasil Synode GKPS Resort Istimewa GKPS Resort Muarabungo, Sabtu, 29 Oktober 2011 di GKPS Muarabungo. Peresmian GKPS Resort Muarabungo dilakukan Ephorus GKPS, Pdt Jaharianson Saragih MSc PhD pada Minggu, 20 November 2011.
Sebelum GKPS Resort Muarabungo demekarkan, GKPS Jambi dimekarkan menjadi dua jemaat, yakni Jemaat GKPS Jambi dan Jemaat GKPS Persiapan “Tanah Kanaan” Kota Jambi pada Minggu, 23 Oktober 2011.
Sejak saat itu GKPS Resort Jambi terdiri dari gereja induk GKPS Jambi di Kotabaru dan GKPS Persiapan “Tanah Kanaan” di Bagan Pete.
Kini GKPS Persiapan Tanah Kanaan Kota Jambi telah diresmikan menjadi GKPS Tanah Kanaan yang penuh pada Minggu (29/10/2017).
Kalau selama ini tugas pengembangan sayap pelayanan GKPS Jambi ke Sumatera Selatan dan Bungo sudah bisa dilakukan, maka untuk masa mendatang, tugas panggilan pelayanan GKPS Jambi sudah saatnya diarahkan ke lingkungan warga Jemaat GKPS Jambi sendiri.
Semangat untuk melaksanakan Tri Tugas Panggilan Gereja hanya bisa kita lakukan jika kita mampu meningkatkan ikatan dan rasa kekeluargaan di tengah persekutuan jemaat. Melalui keeratan ikatan kekeluargaan itu, segenap warga jemaat akan semakin saling memperhatikan dan saling menolong, sehingga tidak ada warga jemaat yang terabaikan lagi dalam pelayanan di GKPS Jambi.
Bekal kita untuk mencapai cita-cita tersebut tentunya cukup besar. Gereja kita sudah memiliki sarana dan prasarana yang memadai dalam persekutuan, kesaksian dan pelayanan. Kemudian jumlah warga jemaat kita juga semakin banyak.
Data Anggota Sidi di GKPS Jambi hingga Sabtu 14 Maret 2026 (LPJ GKPS Resort Jambi 2025), Tangga Banggal 164 KK, Tangga Etek 29 KK, Sidi laki-laki 247 orang, perempuan 270 orang.
GKPS Resort Jambi kini terdiri dari GKPS Jambi (43 tahun), GKPS Tanah Kanaan Jambi (15 tahun), GKPS P Simpang Rambutan Tanjabar (7 tahun), Pos PI GKPS Bayunglencir (ibadah pertama Minggu, 25 Februari 2018).
Fulltimer GKPS Resort Jambi Pdt Rudyard N Saragih SSI Teol (Pendeta GKPS Resort Jambi), Pdt Tania Kisah D Br Saragih STh (Pendeta Fungsional), Inang Penginjil Larmawati Br Purba.(AsenkLeeSaragih)




0 Komentar