Simalungun. Pesta akbar memperingati Jubileum 110 tahun GKPS se-Distrik II yang dipusatkan di Hapoltakan Kelurahan Sondiraya, Kecamatan Raya ibukota Kabupaten Simalungun berlangsung sukses, Minggu (1/9).
Meski diguyur hujan selama berjam-jam, tidak mengurungkan niat warga GKPS untuk merayakannya. Bahkan, pengunjung yang hadir capai target melebihi 15.000 orang. Selain jemaat GKPS juga hadir warga gereja tetangga, bahkan sejumlah umat muslim.
Peringatan Jubileum tersebut diawali dengan kebaktian yang dipimpin Ephorus GKPS, DR Jaharianson Saragih MSc PhD.
Drs Gidion Purba MSi, selaku Ketua Umum Panitia Jubileum 110 tahun Injil di Simalungun GKPS se-Distrik II dalam laporannya mengatakan, 110 tahun Injil di Simalungun diharapkan semakin mendekatkan jemaat GKPS kepada Tuhan dan para generasi muda juga diharapkan agar menjauhi narkoba, serta disarankan memiliki nilai-nilai iman untuk lebih berpengharapan, berkarya, memiliki nilai-nilai zending seperti Missionaris Augus Theis yang mau berkarya tanpa pamrih membangun Simalungun.
“Walaupun diguyur hujan, dari jumlah massa yang hadir tidak mengecewakan. Berarti Tuhan bekerja bersama kita. Hal itu menunjukkan kebersamaan antar umat beragama,” katanya.
Dalam rangka perayaan Jubileum tersebut, Gidion mengatakan, panitia telah melaksanakan berbagai kegiatan di antaranya penerbitan akte lahir yang bekerjasama dengan Pemkab Simalungun, melakukan penanaman pohon dalam rangka penghijauan serta melakukan Simalungun bersih di wilayah Distrik II dan bedah rumah.
Gidion mengatakan, GKPS Distrik II mencakup 15 resort dengan jumlah gereja 88. Sementara jemaatnya kurang lebih 30.000. “Mengingat Injil pertama kali masuk ke Tanah Simalungun yakni di Raya pada tahun 1903. Jadi, dianggap merupakan basis awal penginjilan di Kabupaten Simalungun,” katanya.
Bupati Simalungun dalam sambutannya mengapresiasi perayaan Jubileum GKPS Distrik II. GKPS dinilai telah mengambil bagian dalam memakmurkan masyarakat Kabupaten Simalungun. Bupati kembali mengajak warga GKPS agar ‘menyingsingkan lengan’ untuk membangun Kabupaten Simalungun ke arah lebih baik lagi.
Dia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah melepaskan tanahnya untuk pengembangan Kota Raya dan pelebaran jalan. Setidaknya dibutuhkan lahan 100 ha di wilayah Simandame Kelurahan Pamatangraya guna perluasan kota dan membangun perumahan.
“Pemkab akan membangun 1.000 unit rumah untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Simandame,” katanya.
Dikatakan, berbagai terobosan sudah dilakukan dalam mempercepat kemajuan ibukota Simalungun. Mapolres Simalungun dan perkantoran Kodim 207/Simalungun telah pindah dari Pematangsiantar ke Raya. Dalam waktu dekat Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun juga akan pindah kantor ke Raya.
Ketua Umum MPH PGI-WSU Pdt DR Jamilin Sirait didampingi Raffly Tamburian mengungkapkan, GKPS mengalami kemajuan dalam banyak hal. Permasalahan di tubuh GKPS tidak pernah terdengar ke luar karena dinilai dapat menyelesaikannya secara internal.
Menurutnya, kemajuan Kabupaten Simalungun sudah dinikmati masyarakat termasuk PGI sekaitan dilakukannya Sidang PGI WSU baru-baru ini di Raya. ( samsudin harahap)
SUMBER : http://www.medanbisnisdaily.com
GKPS DISTRIK II Gelar Pesta Jubileum 110 Tahun
Rosenman Manihuruk (Asenk Lee Saragih)
Selasa, September 17, 2013
0
Komentar
Tags
Related Article
Rosenman Manihuruk (Asenk Lee Saragih)
Selamat Datang!!!!!. Kenalkan nama saya ROSENMAN MANIHURUK alias Asenk Lee Saragih. Tempat Lahir Desa Hutaimbaru, Kec Silimakuta, Kab Simalungun. Tgl Lahir 10 Nopember 1974. Sekarang Saya Tinggal di Kota JAMBI, Pulau Sumatera INDONESIA.
SAYA PRIA YANG MENCINTAI KEJUJURAN DALAM SEGALA HAL. SAAT INI SAYA WARTAWAN DI HARIAN BATAKPOS LIPUTAN JAMBI. SAYA DIKARUNIA DUA ANAK LAKI-LAKI DARI ISTRI SAYA LISBET BORU SINAGA. NAMA ANAK KAMI MOSES JUNERI MANIHURUK LAHIR 16 JUNI 2007 DAN EZER TWOPAMA MANIHURUK Lahir di Jambi, Sabtu 16 Januari 2010 di RS Asia Medika Jambi (Operasi Cesar)
SAYA ANAK KE LIMA DARI SEMBILAN BERSAUDARA. IBU SAYA ANTA BORU DAMANIK. BAPA St Berlin Manihuruk. Orang tua saya tinggal di Desa Hutaimbaru, Kecamatan Silimakuta, Simalungun (SUMUT).
Profesi kedua orang tua saya bertani. Delapan anaknya merantau. Sementara adik saya bernama Lamhot Saragih bersedia menemani kedua orang tua kami di kampung halaman. Kampung Saya Persis Di Tepi Danau Toba. Saya di Jambi Sejak April 2000. Sebelumnya di Jakarta (1991-1995), Bandung (1996-1997), Manado (1997-2000).
Nomor Kontak Saya : 0812 747 7587
Email : asenkleesaragih@gmail.com & rosenmanmanihuruk@gmail.com


0 Komentar