Surat Pemberitahuan Peserta Kontingen Pesparawi SM GKPS Tahun 2026, Juara 1-2-3 Tingkat Distrik Dapat Tiket Maju Ke Tingkat Sinode GKPS
Pematangsiantar-Pengurus Sekolah Minggu Sinode Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) mengambil langkah strategis dalam penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Sekolah Minggu tahun 2026. Melalui Surat Pemberitahuan Nomor 06/PS.SM.SINODE.GKPS/2026 tertanggal 2 Juni 2026, panitia resmi memperluas kesempatan bagi peserta dengan mengizinkan para peraih Juara III tingkat distrik mengikuti kompetisi Pesparawi tingkat Sinode GKPS yang akan berlangsung di Pamatangsiantar, 4-5 Juli 2026.
Keputusan tersebut menjadi angin segar bagi banyak distrik yang sebelumnya mengusulkan agar peserta terbaik ketiga tidak berhenti pada ajang tingkat distrik, melainkan diberikan kesempatan untuk melanjutkan kompetisi ke tingkat yang lebih tinggi.
Ketua Sekolah Minggu Sinode GKPS, Sy. Edmon N. Purba, SH, MH bersama Sekretaris Alan R. Purba, S.Pd., Gr dalam surat yang ditandatangani tersebut menjelaskan bahwa kebijakan ini lahir setelah melalui berbagai pertimbangan dan konsultasi.
Terdapat sedikitnya tiga faktor utama yang menjadi dasar keputusan tersebut, yakni adanya surat permohonan dari sejumlah Distrik GKPS, masukan dari para pendeta GKPS, serta persetujuan dari Pimpinan Sinode GKPS.
"Dengan memperhatikan berbagai aspirasi yang berkembang, maka Juara I, Juara II, dan Juara III dari setiap kategori perlombaan diperkenankan mengikuti Pesparawi tingkat Sinode GKPS," demikian isi keputusan yang tertuang dalam surat pemberitahuan tersebut.
Menjawab Aspirasi Distrik
Dalam beberapa tahun terakhir, pelaksanaan Pesparawi Sekolah Minggu di tingkat distrik menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Antusiasme peserta terus meningkat seiring semakin tingginya perhatian gereja terhadap pembinaan talenta anak-anak dalam bidang musik gerejawi.
Namun di sejumlah distrik, persaingan yang ketat kerap membuat selisih kualitas antara Juara II dan Juara III sangat tipis. Kondisi tersebut mendorong munculnya usulan agar peserta peringkat ketiga tetap memperoleh kesempatan untuk tampil di panggung Sinode.
Permintaan tersebut akhirnya mendapat respons positif dari Pengurus Sekolah Minggu Sinode GKPS. Kebijakan baru ini dinilai sebagai bentuk apresiasi terhadap potensi dan kerja keras anak-anak Sekolah Minggu yang telah mempersiapkan diri secara maksimal selama proses perlombaan.
Pesparawi bukan sekadar kompetisi paduan suara. Kegiatan ini selama ini menjadi bagian dari pembinaan karakter, spiritualitas, disiplin, dan kerja sama anak-anak dalam pelayanan gereja.
Dengan bertambahnya jumlah peserta yang lolos ke tingkat Sinode, ruang pembelajaran dan pengalaman pelayanan bagi anak-anak juga semakin luas.
Mereka tidak hanya memperoleh kesempatan tampil di hadapan peserta dari berbagai distrik, tetapi juga dapat membangun relasi, persaudaraan, dan semangat kebersamaan sebagai generasi penerus GKPS.
Sejumlah pemerhati pelayanan anak menilai keputusan tersebut sejalan dengan semangat gereja untuk memperluas partisipasi dan mendorong keterlibatan lebih banyak anak dalam kegiatan pelayanan.
Tantangan Bagi Panitia
Di sisi lain, kebijakan penambahan kuota peserta juga menghadirkan tantangan baru bagi panitia penyelenggara. Bertambahnya jumlah kontingen diperkirakan akan berdampak pada kebutuhan akomodasi, penjadwalan lomba, fasilitas pendukung, serta koordinasi teknis selama pelaksanaan Pesparawi tingkat Sinode.
Meski demikian, banyak pihak meyakini bahwa manfaat yang diperoleh dari meningkatnya partisipasi peserta jauh lebih besar dibandingkan tantangan yang harus dihadapi panitia.
Dengan keputusan tersebut, Pesparawi Sekolah Minggu tingkat Sinode GKPS tahun 2026 diperkirakan akan berlangsung lebih meriah dan kompetitif. Kehadiran para juara terbaik dari seluruh distrik, termasuk peraih Juara III, diyakini akan semakin memperkaya kualitas penampilan sekaligus memperkuat tujuan utama Pesparawi sebagai sarana memuliakan Tuhan melalui pujian dan pelayanan musik gerejawi.
Surat pemberitahuan tersebut diketahui oleh Ephorus GKPS, Pdt. John Christian Saragih, S.Th., M.Sc, dan telah diteruskan kepada seluruh Praeses Distrik I hingga XII sebagai pedoman pelaksanaan menuju Pesparawi tingkat Sinode GKPS 2026.(AsenkLeeSaragih)
GEREJA KRISTEN PROTESTAN SIMALUNGUN (GKPS)
PENGURUS SEKOLAH MINGGU SINODE
Pematangsiantar, 02 Juni 2026
SURAT PEMBERITAHUAN
Nomor : 06/PS.SM.SINODE.GKPS/2026
Salam sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus,
Sehubungan dengan pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Sikolah Minggu di beberapa Distrik Gereja Kristen Protestan Simalungun yang telah berlangsung, kami menerima surat permohonan dari beberapa Distrik agar dilakukan pertimbangan terhadap peserta Juara 3 dimohon untuk diikutsertakan pada Pesparawi tingkat Sinode.
Setelah memperhatikan:
Surat permohonan dari beberapa Distrik GKPS
Masukan dan saran dari beberapa Pendeta GKPS
Persetujuan dari Pimpinan Sinode GKPS
Maka kami selaku Pengurus Sinode Sikolah Minggu GKPS mengambil keputusan bahwa :
Juara 1, 2, dan 3 dari setiap kategori perlombaan diperkenankan untuk mengikuti Pesparawi tingkat Sinode GKPS.
Demikian surat pemberitahuan ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Atas perhatian dan kerja sama yang baik, kami ucapkan terima kasih.
Tuhan memberkati.
Hormat kami,
Pengurus Sinode Sikolah Minggu
Gereja Kristen Protestan Simalungun
Sy. Edmon N. Purba, SH, MH
Ketua SM Sinode
Alan R Purba, S.Pd, Gr
Sekretaris SM Sinode
Ibagas botohni
Pimpinan Sinode GKPS
Pdt. John Christian Saragih, S.Th, M.Sc
Ephorus GKPS
Tembusan:
Praeses Distrik I-XII .





.jpeg)
.jpeg)
.jpg)

0 Komentar