Ibadah Minggu Pentakosta Dan HUT Ke 58 Seksi Sekolah Minggu GKPS Tuhan Memberkati
Jambi-GKPS Jambi menggelar perayaan Pentakosta sekaligus Pesta Seksi Sekolah Minggu ke-58 pada Minggu, 24 Mei 2026, dalam suasana penuh sukacita, kebersamaan, dan rasa syukur. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya pelayanan anak sejak dini di tengah tantangan zaman yang terus berubah.
Ya, di era ketika anak-anak lebih hafal suara notifikasi dibanding ayat hafalan, keberadaan Sekolah Minggu masih bertahan sebagai ruang pembentukan iman dan karakter. Sebuah hal yang cukup langka di peradaban modern yang sibuk mengejar sinyal WiFi lebih kuat daripada nilai kehidupan.
Perayaan tersebut dihadiri pengurus gereja, guru-guru Sekolah Minggu, orang tua, namaposo, hingga anak-anak Sekolah Minggu yang selama ini menjadi bagian penting dalam pelayanan gerejawi. Dalam suasana ibadah yang hangat, ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh jemaat dan keluarga besar GKPS Jambi yang terus mendukung pelayanan Seksi Sekolah Minggu selama puluhan tahun.
Pengurus Seksi Sekolah Minggu menilai, usia ke-58 bukan sekadar angka perjalanan organisasi, melainkan bukti nyata konsistensi pelayanan dalam membina generasi muda gereja. Selama lebih dari lima dekade, Sekolah Minggu telah menjadi tempat anak-anak belajar tentang kasih, pengharapan, kedisiplinan, dan kehidupan rohani di tengah perubahan sosial yang semakin kompleks.
“Pelayanan anak bukan pekerjaan kecil. Dari Sekolah Minggu lahir generasi pelayan Tuhan, pemimpin gereja, bahkan pemimpin masyarakat di masa depan,” ungkap salah satu pengurus dalam sambutannya.
Semangat Pentakosta yang diperingati umat Kristen pada hari itu juga memberi makna mendalam bagi pelayanan Sekolah Minggu. Pentakosta dipahami sebagai turunnya Roh Kudus yang memberi kekuatan, keberanian, dan semangat baru bagi umat percaya. Nilai itulah yang diharapkan terus hidup dalam pelayanan terhadap anak-anak gereja.
Guru-guru Sekolah Minggu mendapat apresiasi khusus dalam acara tersebut. Mereka dinilai menjadi ujung tombak pelayanan yang bekerja dengan ketulusan, kesabaran, dan pengorbanan. Di tengah kesibukan pribadi dan tuntutan kehidupan sehari-hari, para guru tetap menyediakan waktu untuk membimbing anak-anak mengenal iman dan nilai kehidupan yang baik. Sebuah pengabdian yang sering kali sunyi dari sorotan, tetapi dampaknya jauh lebih besar daripada sekadar unggahan motivasi di media sosial.
Selain ibadah syukur, kegiatan juga diwarnai dengan kebersamaan antar jemaat serta sukacita anak-anak yang tampil memeriahkan acara. Nuansa kekeluargaan terasa kuat, memperlihatkan bahwa pelayanan gereja tidak hanya berbicara tentang ibadah, tetapi juga tentang membangun hubungan yang saling menguatkan.
Melalui perayaan ini, jemaat GKPS Jambi berharap pelayanan Sekolah Minggu semakin berkembang dan mampu menjawab tantangan generasi muda di masa mendatang. Dukungan orang tua dan seluruh warga gereja dinilai menjadi fondasi utama agar pelayanan terhadap anak-anak terus berjalan dengan baik.
Perayaan Pentakosta dan HUT ke-58 Seksi Sekolah Minggu GKPS akhirnya menjadi lebih dari sekadar acara tahunan. Ia menjadi pengingat bahwa membangun generasi beriman membutuhkan kesetiaan, kerja bersama, dan kasih yang terus hidup dari satu generasi ke generasi berikutnya.

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

0 Komentar